Trafik Blog Menurun Setelah Ganti Theme Wordpress

Mengganti sebuah theme wordpress yang sudah lama digunakan dengan theme baru bisa menyebabkan turunnya trafik pengunjung blog. Apakah fakta atau hanya sebuah mitos belaka? Entahlah. Ada yang mengatakan itu hanya mitos, tapi banyak juga yang mendapati kenyataan berkurangnya jumlah pengunjung blog setelah mengganti theme.


Begitu juga dengan pengalaman yang saya alami baru-baru ini. Saya mengganti theme salah satu blog wordpress self hosting yang hampir satu tahun saya miliki. Lalu tiba-tiba saja trafik blog perhari saya anjlok hingga hampir 2/3 saja dari biasanya.
 Statistik blog setelah ganti theme

Ceritanya begini. Pada tangga 29 Maret dini hari saya tertarik dengan tampilan sebuah theme yang lebih menarik dari theme yang sedang saya gunakan. Tanpa pikir panjang saya langsung memakai theme wordpress yang lebih menarik itu. Kemudian saya atur tampilan blog sesuai yang saya inginkan. Sempurna! Warna, tata letak, semuanya terlihat sangat menarik untuk dilihat oleh mata pengunjung. Memang ini tampilan blog yang saya cari-cari selama ini, pikir saya.

Tampilan dan tata letak sudah beres. Tidak lupa juga saya pasang kembali kode pelacak google analytics di theme yang baru saya gunakan. Semua plugin saya cek kembali untuk memastikan settingannya tidak berubah. Memang tidak ada perubahan pada plugin-plugin yang saya gunakan.

Kembali saya melihat tampilan blog yang baru saja ganti kulit. Baru sadar ternyata ada tampilan yang kurang. Apa itu? Untuk widget popular post dari jetpack tampilannya sedikit kurang menarik jika dipasang di theme baru saya. Jarak antara satu judul dengan judul lainnya terlalu dekat, sehingga terlihat acak-acakan.

Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan plugin lain. Saya browsing untuk mencari referensi dari para master tentang plugin popular post terbaik. Setelah itu saya obok-obok halaman wordpress plugins untuk mencari beberapa plugin yang dimaksud.

Ketemu satu plugin popular post, instal, coba. Kurang cocok dengan itu, ganti yang lain. Begitu seterusnya. Hingga akhirnya menemukan satu plugin popular post yang cocok. Tampilan blog saya nampak keren, tidak kalah dengan tampilan situs-situs terkenal.

Keesokan harinya saya mencoba untuk login ke dahsboard wordpress. Tidak seperti biasanya, waktu itu susah sekali. Malah yang keluar tulisan “Resource Limit is Reached. The website is temporary unable to service your request as it exceeded resource limited. Please try again.” Oh, mungkin blog saya sedang ramai pengunjung sehingga melebihi kapasitas hosting yang saya sewa. Di lain waktu, pada jam-jam sepi pengunjung saya berhasil login ke dashboard wordpress.

Hari demi hari berlalu sejak penggantian theme. Ada hal yang membuat saya bertanya-tanya, trafik blog semakin menurun. Kenapa? Apa mungkin karena satu dua artikel yang biasanya ramai pembaca sudah jarang dicari?

Minggu kedua setelah penggantian theme, trafik masih saja tidak ada peningkatan. Sesekali naik sedikit tapi cenderung turun. Saya mulai curiga ada yang tidak beres. Kecurigaanku bertambah setelah login ke dashboard kembali terjadi Resource Limit is Reached dan cek halaman blog susahnya minta ampun. Saya malah menyalahkan pihak penyewa hosting karena limit itu. Alasannya adalah blog saya sepi pengunjung, tapi malah sering limit, dulu waktu blog ramai justru tidak pernah gangguan resource limit.

Saya mengirim email ke bagian teknis penyewaan hosting yang saya gunakan untuk komplain hal itu. Beberapa menit kemudian masuk email balasan. Dalam email balasan tersebut saya ditanya kemungkinan penggantian theme atau penambahan plugin dalam waktu dekat, karena sepanjang pengetahuan mereka cms berbasis wordpress relatif ringan core cmsnya, namun penggunaan themes dan atau plugin yang menyebabkan load website menjadi tinggi.

Hmmm.... iya juga ya, kenapa saya tidak kepikiran sampai kesitu! Kan selama hampir satu tahun sewa hosting di situ belum pernah ada masalah. Untuk memastikan saya coba cek CPU usage di cpanel. Benar saja, sejak tanggal penggantian theme (29 Maret 2016) pemakaian CPU hosting saya sering mentok 100%. Pantas kalau akhir-akhir ini sering terjadi limit. Padahal ketika menggunakan theme sebelumnya dan belum memasang plugin popular post penggunaan CPU hosting seringnya di bawah 50% dengan trafik yang lebih tinggi.

Setelah mendapat pencerahan tentang penyebab resource limit yang saya alami, akhirnya saya coba untuk melepas plugin popular post terlebih dahulu. Setelah beberapa saat masih belum ada perubahan, sekalian saja saya ganti theme baru itu dengan theme sebelumnya. Saya clear cache dan coba login ke dashboard. Wooow... proses login sangat cepat, lancar dan berhasil.

Setelah masalah resource limit is reached teratasi, trafik blog saya kembali meningkat di hari berikutnya. Sampai sekarang semakin naik dari hari ke hari. Adapun plugin yang sampai saat ini masih saya gunakan adalah:
  • Jetpack
  • Wp Super Cache
  • Better Delete Revision
  • Pengalihan
  • Advanced Ads
Bagi Anda yang mengalami hal serupa dengan saya, cobalah cara di atas, barangkali penyebabnya sama. Buat apa pakai theme atau plugin menarik tetapi membuat blog menjadi lemot. Mendingan tampilan blog sederhana tapi banyak pengunjungnya.

Posting Komentar

0 Komentar