Tips Saat Menunggu Penempatan Kerja yang Tak Pasti

Setelah melalui beberapa proses seleksi penerimaan calon karyawan baru di sebuah perusahaan, kita akan menerima hasilnya apakah lolos seleksi atau tidak. Biasanya yang menentukan seseorang diterima adalah dari hasil tes terakhir yaitu medical check up. Meski ada sebagian perusahaan yang tidak mengadakan tes medical check up dalam proses recruitment. Ya, ada saja perusahaan yang hanya psikotes dan interview, yang artinya
pada saat interview oke berarti peserta tes akan lolos.

Cara menyampaikan pengumuman hasil tes akhir pun beragam. Tergantung bagaimana dan dimana perekrutan berlangsung. Kalau tempat tes langsung di perusahaan biasanya diumumkan melalui telepon, SMS atau ditempel di pos satpam. Kalau tes berlangsung di BKK atau SMK biasanya akan di pajang di papan pengumuman.

Setelah mengetahui hasilnya dan ternyata diterima, akan ada dua kemungkinan yang terjadi. Kemungkinan pertama kita akan segera bekerja dalam waktu dekat. Kemungkinan kedua kita akan di-pending selama beberapa waktu dan dipanggil sesuai kebutuhan man power baru.

Untuk kemungkinan kedua yang paling membosankan, bahkan menyakitkan (lebay). Kita sudah mengorbankan banyak waktu, tenaga dan pikiran untuk mengikuti tes dengan harapan setelah lolos akan segera bekerja. Tapi ternyata kita masih harus menunggu panggilan dari perusahaan untuk penempatannya. Kalau lamanya pending sudah diberitahukan mungkin kita bisa menunggu dengan lega, tapi kalau pending tanpa pemberitahuan berapa lama tentu akan menjadi sesuatu yang merugikan buat kita.
Tips Saat Menunggu Penempatan Kerja yang Tak Pasti
Seperti yang pernah saya alami pada tahun 2013. Saya sudah dinyatakan lolos untuk perusahaan di Karawang pada tanggal 23 Juli tahun itu. Saya senang bukan kepalang karena memang itu perusahaan yang saya idam-idamkan. Tapi ternyata saya di-pending. Bodohnya, saya mau saja menunggu tanpa kepastian. Lama tidak ada panggilan sedangkan beberapa yang seangkatan sudah ada yang penempatan, saya menunggu bulan demi bulan hingga tinggal saya yang belum dipanggil.

Karena saya dengar perusahaan itu masih terus mengadakan recruitment, akhirnya saya berinisiatif menghubungi HRD untuk menanyakan kepastian nasib saya. Tiga kali menghubungi jawabannya sama, bahwa saya lolos dan jangan khawatir nanti pasti dipanggil. Tapi ketika saya bertanya kira-kira kapan jawabannya hanya disuruh sabar, data saya masih tersimpan rapi di sana dan akan dipanggil sesuai kebutuhan man power.

Yang membuat heran adalah selama saya menunggu penempatan perusahaan itu masih melakukan recruitment dan penempatan kerja bagi yang lolos hanya satu bulanan setelahnya. Tidak seperti saya yang berbulan-bulan belum penempatan.


Barulah pada bulan Maret 2014 saya dipanggil penempatan kerja di perusahaan itu. Coba bayangkan, saya di-pending selama 9 bulan, kalau diibaratkan wanita hamil pasti sudah waktunya melahirkan. Hitung berapa banyak uang yang dihabiskan untuk hidup diperantauan selama menunggu penempatan kerja? Beruntung waktu itu saya sudah bekerja di perusahaan yang produk-produknya sering diiklankan di tv, sehingga dengan bangga saya bisa menolak panggilan penempatan kerja dari perusahaan yang mem-PHP nasib saya.

Tips Saat Menunggu Penempatan Kerja yang Tidak Pasti

Dari pengalaman yang saya ceritakan di atas, saya jadi termotivasi untuk memberikan tips yang bisa dilakukan oleh Anda yang sedang menunggu tak pasti panggilan penempatan kerja. Semoga bisa menjadi sebuah pertimbangan agar Anda tidak rugi waktu dan biaya. Apa saja tips-nya? Mari simak yang saya sampaikan berikut ini:

1. Jangan Pernah matikan HP

Penempatan kerja yang belum pasti biasanya akan memanggil calon karyawan barunya melalui telepon atau SMS. Jadi jangan pernah matikan hp atau ganti nomor sebelum ada panggilan, terutama pada jam-jam kerja kantor karena umumnya panggilan dilakukan pada jam kerja dan sewaktu-waktu.

2. Terus Pantau Grup Pencari Kerja di Media Sosial

Dengan terus memantau grup pencari kerja di media sosial Anda bisa mengetahui perkembangan terbaru mengenai recruitment di perusahaan tersebut. Grup tersebut umumnya di media sosial Facebook.

Nantinya di sana pasti akan ada kawan-kawan senasib yang mem-posting tentang perusahaan itu. Misal kalau di perusahaan itu akan ada tes, tentang hasil tes dan ketika ada yang mendapat panggilan penempatan kerja pasti salah satu ada yang posting. Jadi ketika ada gelombang tes setelah angkatan Anda sudah ada yang penempatan sedangkan Anda belum, Anda bisa melakukan sesuatu.

3. Jaga Komunikasi dengan Sesama Peserta Tes

Ketika mengikuti setiap tahapan tes di suatu perusahaan saya sarankan untuk meminta kontak beberapa peserta lain. Entah itu nomor HP, PIN BBM ataupun akun media sosial, yang penting Anda masih bisa berkomunikasi dengan mereka.

Hal ini penting dikarenakan untuk menjaga komunikasi dengan sesama peserta tes agar bisa saling memberi kabar ketika ada salah satu yang mendapat SMS atau telepon dari HRD. Jika ternyata belum ada yang memberi kabar Anda juga bisa sesekali telepon, SMS atau chatting dengan mereka untuk sekedar bertanya apakah sudah ada kabar atau belum. Tapi ingat, jangan terlalu sering. Kalau Anda bertanya setiap hari mereka juga pasti akan jengkel dengan Anda dan akhirnya tidak akan menanggapi.

4. Mencari Sumber Pemasukan Sementara

Sambil menuggu panggilan penempatan kerja, Anda bisa melakukan bisnis kecil-kecilan sebagai sumber pemasukan sementara. Lumayan kalau bisa untuk menutup pengeluaran harian selama menunggu penempatan.

Anda bisa mencoba berjualan makanan, berjualan baju, bisnis online, menjadi reseller, dropship atau lainnya yang penting bisa menghasilkan uang. Bagi Anda yang berasal dari daerah bisa mudik terlebih dahulu sambil kerja bantu-bantu orang tua di kampung, kalau ada panggilan baru berangkat ke perantauan lagi.

5. Mengikuti Tes di Perusahaan Lain

Siapa yang mau menjadi pengangguran berlama-lama? Tentu tidak akan ada. Mengikuti tes seleksi penerimaan calon karyawan baru di perusahaan lain adalah pilihan yang tepat. Buat apa Anda terus bergantung pada perusahaan yang lama tidak memberi kepastian, mendingan Anda ikut tes di perusahaan lain. Siapa tahu itu adalah rejeki Anda sehingga Anda akan lebih cepat bekerja.

6. Menambah Pengetahuan dan Keterampilan

Anda yang masih setia dengan perusahaan yang PHP bisa saja mengisi hari-harinya dengan menambah pengetahuan atau mengasah keterampilan. Lakukan apa yang Anda sukai. Anda bisa mengikuti kursus atau pelatihan. Yang hobi travelling bisa mengeksplor tempat wisata di Indonesia selagi belum bekerja dan masih memiliki banyak waktu luang.

Penutup

Itulah tadi tips saat menunggu panggilan penempatan kerja yang belum pasti dari saya. Tentukan pilihan Anda dan segera bertindak agar tidak menjadi korban PHP. Jangan sampai kehilangan usia muda kita hanya untuk menunggu hal yang belum pasti. Selagi muda, selagi masih banyak perusahaan yang mau menerima kita tinggalkan yang PHP. Tetap semangat, pantang menyerah, salam bolangers....

Posting Komentar

0 Komentar