Kapan Sebaiknya Mulai Menulis di Blog?

Hmmm.... sebenarnya saya belum pantas membahas soal ini. Lihat saja postingan saya baru berjumlah berapa? Sejak blog saya buat awal bulan Februari tahun ini baru ada 9 judul artikel dan 3 buah halaman. Masih sedikit dan ini menunjukkan bahwa saya masih newbie. Iya, saya akui saya memang masih newbie dan harus banyak belajar tentang dunia blog.

Saya menuliskan artikel ini dengan sangat memaksa karena ingin menambah banyaknya postingan dalam blog ini. Saya tidak memiliki ide tentang artikel apa yang bagus agar tulisan di blog ini banyak yang membaca. Apa yang ada dalam pikiran, berarti itulah yang akan menjadi isi dalam blog ini.

Kenapa saya begitu maksa membuat artikel untuk di-posting ke blog rindugajian.com? Ini berawal dari hal konyol yang saya lakukan. Tanpa perhitungan yang matang saya membeli domain rindugajian.com beserta webhosting-nya dengan harga yang tidak murah menurut saya. Sayang sekali kan kalau sudah dibeli tapi ditelantarkan?

Sewaktu membeli saya belum punya ide untuk isi blog ini. Nama domain saya pilih rindugajian.com karena keadaan saya yang baru saja habis kontrak. Yang biasanya gajian setiap akhir bulan, setelah habis kontrak tidak lagi. Makanya saya buat rindugajian.com karena saya benar-benar rindu gajian dan rindu ngecek transferan seperti setiap akhir bulan yang telah lalu.

Rindugajian.com sudah terbeli, kini sudah resmi menjadi milik saya. Berpikir, berpikir, berpikir, akhirnya saya mendapat ide untuk menulis artikel tentang dunia kerja. Lumayan ada sangkut pautnya dengan nama domain yang saya miliki. Tapi dari awal memang niat saya bukan hanya postingan yang membahas tentang dunia kerja, saya ingin blog ini berisi tentang semua yang ada dalam pikiran saya.

Alasan kuat saya membeli rindugajian.com beserta webhosting-nya adalah agar saya mau menulis. Dulu setiap ngeblog dengan yang gratisan pasti tidak bertahan lama. Baru ada beberapa postingan, baca-baca kembali, melihat ada bahasa yang kaku atau lucu jadi malu sendiri. Akhirnya saya hapus blog beserta isinya. Begitu seterusnya dengan blog-blog baru saya.

Harapan saya dengan blog berbayar ini semoga saya bisa konsisten ngeblog meskipun tidak bisa posting artikel setiap hari, mencoba untuk tidak malu dengan tulisan-tulisan yang sudah dibuat sebelumnya dan bisa tetap menjadi diri sendiri.

Waktu yang tepat untuk mulai membuat/menulis blog

Sebenarnya tidak ada yang bisa menjawab pasti jika ditanya kapan waktu yang tepat untuk mulai membuat/menulis blog. Semua tergantung dari pribadi masing-masing. Tapi jika saya yang ditanya maka jawaban saya adalah sejak pertama mengenal blog. Tidak perlu menunda-nunda, mulailah membuat blog dan isi dengan tulisan-tulisan karya Anda sendiri.

Menulis secara rutin sejak pertama kali mengenal blog dengan artikel asli karya sendiri akan membuat pemilik blog semakin berkembang. Coba bandingkan tulisan pertama dengan tulisan tahun ke 1, pasti cara penyampaian dan kosa kata yang digunakan akan ada perbedaan. Jika di baca kembali pasti akan terasa lebih luwes tulisan di tahun pertama. Begitu juga dengan tahun ke 2, tahun ke 3 dan selanjutnya pasti akan lebih berkembang lagi. Tentang wawasannya pun saya yakin akan lebih baik lagi.

Agar bisa setia dengan blog ini, saya mencoba untuk melakukan beberapa hal berikut ini. Saya sedang mempraktikkannya, mungkin bisa Anda lakukan jika mengalami hal yang sama dengan saya.

1. Tulis yang dipikirkan, pikirkan apa yang akan ditulis

Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya mengisi blog ini dengan postingan hasil menulis apa yang ada dalam pemikiran saya. Tak peduli ada yang membaca atau tidak yang penting saya tetap menulis. Toh yang saya tulis hal baik, bukan hal yang merugikan orang lain. Jika nanti ada komentar baik alhamdulillah, kalau ada kritikan berarti saya harus berusaha menulis lebih baik lagi.

Dalam membuat artikel, bila dalam pikiran sudah ada ide, tulis ide tersebut meski hanya sepenggal kalimat saja. Jika sempat langsung kembangkan kalimat tersebut menjadi paragraf dan selesaikan menjadi artikel. Jika belum sempat, cukup simpan saja di note hp ataupun buku untuk mengingat ide tersebut.

Jika sudah memiliki ide tentu kita harus memikirkan apa saja yang patut ditulis dan nyambung dengan ide tersebut. Untuk mengembangkan kalimat yang sudah didapatkan tadi kita harus memikirkan kalimat-kalimat selanjutnya, atau bahkan melakukan riset jika diperlukan. Tapi percayalah, kalau mau mulai tuliskan saja ide kalimat pertamanya. Lalu kembangkan menjadi satu paragraf pertama, selanjutnya buat paragraf kedua, ketiga, hingga menjadi sebuah artikel lengkap yang menurut Anda layak dipostingkan.

2. Ada kemauan

Sudah memiliki segudang ide namun tidak ada kemauan untuk menulis sama saja nol besar. Banyak yang sudah mengerti tentang blog dan memiliki ide namun enggan untuk mulai membuatnya. Jika ditanya kapan akan mulai pasti ada saja jawabnya. Yang katanya belum siap lah, masih perlu mendalami ide tersebut lah, belum ada waktu dan alasan lainnya. Padahal jika disimpulkan ya cuma satu, belum ada kemauan untuk memulai.

3. Percaya diri dengan tulisan sendiri

Ini yang sering saya alami ketika menggunakan blog gratisan. Saya malu dengan tulisan-tulisan yang sudah saya posting hingga akhirnya saya sering hapus artikel dan berganti alamat blog. Padahal jika waktu itu percaya diri dengan tulisan saya dan terus konsisten menulis, mungkin sampai sekarang blog saya sudah banyak konten dengan ribuan pengunjung setia (ngarep banget).

Saya ambil contoh iwanbanaran.com, mulai ngeblog saya dengan blog iwanbanaran.com sama, tahun 2009. Waktu itu belum menggunakan domain dotcom, melainkan masih iwanbanaran.wordpress.com. Bang Iwan lanjut menulis sampai sekarang dan saya berhenti ditengah jalan karena malu dengan artikel-artikel saya sendiri.

Baru kemarin-kemarin saja saya mulai mencoba menulis kembali dengan sedikit paksaan membeli domain sebagai motivasi ketika ingat harga domain dan hosting yang sudah saya keluarkan tidak sedikit. Saya harus tetap percaya diri dengan postingan yang sudah dibuat, meskipun kemarin ada beberapa teman yang membaca sambil senyum-senyum katanya kalimat-kalimatnya ada yang aneh. Tapi mau bagaimana lagi, lah wong kemampuan menulis saya baru segini kok.

Makanya, ayo yang sedang mulai ngeblog jangan ragu terus menulis tak perlu malu. Percaya diri saja, semua hal butuh yang namanya proses. Untuk menjadi seorang penulis yang baik pun butuh waktu, memerlukan latihan. Bagaimana latihannya? Ya itu tadi, terus dan teruslah menulis.

4. Rajin membuat artikel

Konon, malas adalah musuh terbesar seorang blogger. Sudah memiliki blog namun terbengkalai tidak diurus. Sudah punya ide tapi malas sekali untuk menulisnya. Memang saya pun mengakui. Kalau ingin blognya ramai dan cepat berkembang mau tidak mau kita harus rajin menulis artikel.

Tulislah artikel yang bermanfaat sehingga pengunjung memang berniat mengunjungi blog kita untuk mencari informasi. Jika informasi yang dituliskan bermanfaat, relevan dan benar pasti pengunjung akan puas. Pengunjung blog sekarang sudah semakin cerdas, ada blog yang menurutnya berisi konten menarik dan bermanfaat langsung di-bookmark.

5. Jangan pikirkan trafik pengunjung

Dalam membangun blog tidak perlu pusing dengan pengunjung. Kita cukup menulis, menulis dan menulis. Soal trafik pengunjung itu urusan mesin pencari. Saya sendiri lebih menyukai pengunjung organik (misalnya dari pencarian google) dibandingkan dengan share di media sosial. Memang dengan share ke media sosial pengunjung akan banyak dalam waktu sekejap. Cocok untuk yang memasang iklan pop up.

Tapi saya lebih suka trafik dari search engine karena perharinya cenderung stabil dan lama kelamaan semakin meningkat. Tulis saja artikel yang benar dan relevan maka search engine akan menapilkan blog kita di halaman pertama google. Puas rasanya jika blog bisa tampil di page 1 google dengan 1 atau 2 kata kunci.

Untuk yang masih memikirkan trafik, mulailah untuk fokus menulis. Karena semakin banyak jumlah postingan maka trafik blog akan semakin meningkat. Percaya atau tidak trafik pengunjung akan berbanding lurus dengan jumlah postingan.

6. Perbanyak membaca

Untuk menambah perbendaharaan kosa kata kita harus banyak membaca. Baik membaca buku, majalah, koran ataupun tulisan di blog lain. Saya sih menyarankan untuk membaca artikel dari blog lain, selain gratis kita juga bisa berkomentar di blog tersebut untuk menyambung tali silaturahmi antar blogger.

Tapi ingat, jangan kebanyakan membaca juga. Nanti malah hanya jadi pembaca setia dan tanpa disadari kita menjadi saksi keberhasilan blog yang dibaca tadi. Membacalah tapi harus diimbangi dengan menulis artikel untuk blog kita.

***************

Wah tidak terasa sudah panjang lebar saya menulis malam ini. Waktu pun sudah menjelang pagi. Saatnya istirahat. Oiya kalau ada sanggahan tentang artikel ini jangan sungkan untuk menulisnya di kolom komentar. Nanti kita diskusikan bersama. Oke....

Posting Komentar

0 Komentar