Habis Kontrak Kerja Mau Kemana Lagi?

Apakah Anda termasuk orang yang kurang beruntung di akhir 2015 atau awal tahun 2016 ini? Jawab saja iya jika ternyata masa kontrak kerja Anda telah habis di rentang waktu tersebut dan tidak diperpanjang. Anda habis kontrak alias kehilangan pekerjaan alias resmi menjadi seorang pengangguran. Selamat ya, status kita sama sekarang. ;-)
Atas dasar status baru yang menjadi “pengangguran” saya membuat blog ini. Loh, jadi pengangguran kok malah bikin blog berbayar buang-buang duit buat beli domain dan hosting baru?

Benar, memang saya mengeluarkan uang buat beli domain dan hosting untuk blog baru ini. Tapi sumber uang yang saya gunakan untuk membeli domain dan hosting ini bukan dari hasil kerjaku di pabrik kemarin. Uang yang saya gunakan adalah hasil dari coba-coba bisnis online selama masih bekerja di pabrik kemarin. Apa saja yang pernah saya coba kemarin mungkin akan saya tulisakan disini lain waktu.

Kembali ke topik utama, saya mau bertanya setelah Anda habis kontrak mau kemana lagi sekarang? Jawabannya tentu beragam. Tergantung dari minat, dan keinginan Anda masing-masing.

Berikut ini saya akan coba menuliskan beberapa jawaban untuk satu pertanyaan di atas. Sebelum membaca saya ingatkan Anda untuk sejenak melupakan status saya yang juga masih pengangguran. Saya hanya takut kalau-kalau setelah Anda membaca jawaban yang akan dituliskan di bawah ini, Anda mengecap saya sebagai seorang yang sok tahu padahal status kita masih sama. Nanti setelah selesai membaca silahkan kalau Anda mau mengingat kembali status pengangguran saya :-D

Anda bersedia? Baik, kalau bersedia saya akan mulai menuliskan jawaban pertanyaan Habis kontrak kerja mau kemana lagi? Menurut versi saya.

1. Mencari kerja (lagi)

Habis Kontrak Kerja Mau Kemana Lagi?

Mencari pekerjaan lagi menurut saya adalah hal paling banyak dilakukan oleh para pengangguran baru. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mengganti sumber penghasilan yang telah hilang. Bahkan tidak jarang yang sudah mulai melamar pekerjaan dan mengikuti tes-tes sejak 2 bulan sebelum masa kontrak di tempat kerjanya berakhir. Ini wajar.

Apakah saya pernah melakukan ini? Tentu saja. Saya beberapa kali pindah perusahaan karena habis kontrak termasuk sekarang ini. Jangan berpikir Saya bangga, bagi saya pribadi ini sangatlah MIRIS :cry:


2. Kuliah

Ada dari beberapa kawan saya yang habis kontrak kemudian melanjutkan pendidikannya. Ya, mereka kuliah. Biasanya (maaf) mereka dari keluarga yang memang penghasilannya pas-pasan namun mempunyai semangat untuk meraih pendidikan yang tinggi. Ada juga yang dari keluarga mampu namun tidak mau merepotkan orang tuanya, ia ingin kuliah dengan uang hasil jerih payahnya sendiri.

Ketika lulus SMK/SMA mereka tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka memilih untuk bekerja di perusahaan. Gaji dari bekerjanya itu sebagian mereka tabung untuk biaya kuliah nanti.

Setelah habis kontrak mereka kuliah dengan uang tabungannya itu. Meskipun belum nutup untuk biaya sampai lulus kuliah, tapi setidaknya aman untuk tahun pertama. Baru di tahun kedua mereka bekerja part time sambil kuliah.

3. Pulang kampung

Tak sedikit mantan karyawan korban kontrak yang memilih pulang kampung setelah jenuh bekerja di pabrik. Selain karena jenuh, mereka juga ada yang pulang kampung dengan alasan susah mencari pekerjaan baru. Apalagi bagi yang umurnya sudah di atas 24 tahun, kalau tidak memiliki keahlian khusus atau pengalaman kerja di bidangnya tentu akan sulit sekali. Hanya beberapa perusahaan saja yang masih mau menerima usia 24 tahun ke atas tanpa keahlian khusus.

Yang masih ingin bekerja di pabrik dengan usia 24 tahun tanpa keahlian khusus atau pengalaman di bidangnya, beruntung sekali jika bisa mendapatkan pekerjaan kurang dari 1 bulan sejak habis kontrak. Tapi bagi yang lama tidak mendapatkan pekerjaan tentunya akan tekor, besar pasak
daripadatapi gak ada tiang. Terpaksa deh pulang ke kampung halaman.

4. Menjadi pengusaha

Ini adalah alternatif lain selain menyerah dan pulang kampung setelah lama gak dapat pekerjaan baru. Biasanya alternatif ini dilakukan oleh mereka yang sudah berumur di atas kriteria perusahaan atau yang merasa jenuh dengan aturan dan kondisi kerja di pabrik. (FYI: kriteria perusahaan untuk lulusan SMK kebanyakan usia maksimal 22 tahun).

Meskipun pada kenyataannya ada orang yang masih berusia di bawah 22 tahun membuka usaha sendiri setelah habis kontrak namun jarang sekali. Yang saya amati dari kawan-kawan di sekitar untuk yang usia di bawah 22 tahun kebanyakan masih mencari pekerjaan baru, baru 1 orang yang membuka usaha dan yang berusia di atas 24 tahun sangat sedikit yang berani mulai merintis usaha sendiri.


Kesimpulan

Apapun yang ingin Anda lakukan setelah habis kontrak, entah itu mencari kerja lagi, kuliah, pulang kampung atau menjadi pengusaha, tujuannya tetap sama yaitu untuk mendapatkan uang. Mencari kerja jelas untuk dapat gaji, kuliah lulus kemudian bekerja untuk dapat gaji, pulang kampung pasti kerja seadanya di kampung untuk mendapat bayaran, menjadi pengusaha untuk memutar modal agar dapat keuntungan.

Jelas uang semua kan ujung-ujungnya? Pilihlah menurut apa kata hati Anda. Apapun caranya asal halal, mantapkan, yakini, jalankan, Insya Alloh ada hasilnya. Uang memang bukan segalanya, namun untuk bertahan hidup kita jelas butuh uang. So, jangan malas mencari uang kawan 8-)

Posting Komentar

0 Komentar